jalan jalan, keluarga, sahabat, yang di kenang

Semalem bersama Teh lia

Hua.. ini ummah lagi males banget nulis yak. Ngk tau kenapa cuman males aje. Hehe

Baiklah kita mulai dari video buatan ummah dulu ya..

Begini ceritanya, sekitar 1 minggu yang lalu tepatnya tgl 14 desember 2018, si teteh lia wa message ummah. Mengabarkan bahwa dia beserta keluarga akan berkunjung ke lubuklinggau. Itu hari yang bahagia sekali karna artinya kita akan kedatangan tamu.

Oh iya, perkenalkan. Teteh lia adalah sahabat tugas belajar ummah. Dia yang asli cianjur ini bekerja di BPS provinsi dan menetap tinggal di Kota Palembang. Teteh lia ini orangnya baek dan cantik banget malah.

Kedatangan teh lia ke lubuklinggau bersama dengan hadyan, raina (keduanya anak teteh) dan wak (panggilan untuk pengasuh hadyan dan raina). Ini kali pertama buat anak2nya dan wak ke lubuklinggau.

Ummah, tentu saja bahagia kedatangan mereka. Ummah malah berkeinginan agar mereka merasa nyaman dan terkenang selalu lubuklinggau. 😁 jadilah ummah tour guide lubuklinggau.

Hari pertama, pukul 04:00 wib teteh menelpon bahwa dia telah tiba di stasiun kereta api lubuklinggau. Oh iya, dari palembang ke lubuklinggau dan sebaliknya selain menggunakan transportasi travel mobil, ada transportasi kereta api baik kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif. Waktu tempuh perjalanan sekitar 8 jam. Info tentang tiket dan harga bisa di lihat di http://www.kai.id

Lanjut lagi cerita kunjungan teteh. Karena pertimbangan kenyamanan.. teteh dan keluarga kami bawak ke rumah mama. Ada banyak kamar kosong, 4 kamar yang dulunya kami anak2nya yang punya. Sampe sekarang pun masih begitu kalo libur kami akan kumpul bareng di rumah mama.

Hari pertama, paginya teteh pergi DL dulu ke BPS Kota lubuklinggau. Setelah sholat jumat, pertualangan kita mulai. Kita awali jalan jalan ke bukit sulap. Sayangnya ummah kagak nyimpen foto di sini. Padahal bisa di bilang bukit sulap ini icon nya kota lubuklinggau. Dasar ummah 😁

Setelah itu, kita lanjut ke masjid agung.

Disini kita sholat ashar sembari menunggu hari teduh sorean dikit. Oh iya di sekitar masjid agung banyak jajanan kuliner yang cukup memanjakan lidah. Kalo ummah paling doyan es kacang merah lapangan. Rasanya endess banget.

Sekitar pukul 17:00 kita sudah tiba di Temam waterfall alias air terjun temam. Rasanya pengen mandi, cuman ngelihat airnya deres banget rasa pengen mandi ciut juga. Bahaya ngajakin anak-anak. Eh iya, ummah rasa tak ada pengunjung lainnya selain kami waktu itu. Hehe πŸ˜‚

Ni foto dan video kita

Lepas dari sana (maksudnya temam), anak2 pada ngajakin maen di pasar malam. Wah di pasar malam tak kalah serunya, banyak permainan yang memanggil manja mintak di mainin.. halah.. 😁

Well, ini beberapa permainan yang kami nikmati.

Seruuuuu sangat pokoknya. Dek hammam pemberani sangat. Kagak ada takut takutnya naek kora-kora.. πŸ˜‚πŸ˜πŸ˜…πŸ˜

Malemnya makan malem di pecel lele mas bro.. ssttt.. di traktir teteh.. maturnuwon teteh lia.. Terimakasih.

Esoknya, kita jalan jalan lagi ke kabupaten tetangga yaitu musirawas. Ke Danau aur.. ada banyak perahu bertingkat yang bisa disewa untuk berkeliling danau. Sambil menikmati makan mie goreng dan minum pop ice. Semilirnya angin di tambah gemericiknya air dan deru mesin perahu menambah syahdu suasana saat itu.. eaaa.. 😁

Eh iya, ada cerita sebelumnya. Makan siang kami nikmati di pinggir jalan daerah kampung merasi. Itu bener bener bahagia.. sangking bahagianya ummah lupa kalo ummah intoleran sama kencur. Ummah makan dengan lahap loteknya.. tak selang 30 menit perut ummah sakit nauzubillah.. dan moment ini ditangkap oleh kejahilan babah lewat kamera berikut ini

Demikian, sampai akhirnya malem pukul 20:00 wib teteh dan keluarga kembali lagi ke palembang. Semoga lubuklinggau menjadi ingatan yang tak terlupakan ya teh.. maaf atas kekurangan dalam menjamu teteh dan keluarga. See You

Advertisements
berfaedah, Tugas Belajar, yang di kenang

Mengingat Pembelajaran

MENGINGAT PEMBELAJARAN

Juli 2018,

Jadi teringat pass jaman tugas belajar (tubel). Ditanyain satu persatu mata kuliah ekonomi kebijakan publik.

Dari 16 peserta tubel Bappenas-Unsri 2015 nama aye di panggil duluan.. duh.. bukan main rasanya dag dig dug der.. Saya masih ingat pertanyaannya.. Pertanyaan nya disuruh jelasin proses perencanaan dan penganggaran, sumber pendanaan, dan kebijakan fiscal.

Saya mulai berandai-andai.. Andaikan teori2 pembelajaran tersebut bisa dilaksanakan step by step alangkah indahnya Negri ini. Tapi sungguh implementasi itu beraat bagi Kita. Ya kita sebagai Aparatur Sipil Negara.

Kita dan utamanya saya mengalami fase Berat dalam implementasi (lebih berat dari RINDU yang diucapkan oleh Dilan) Haha.. Sungguh beraat duhai kawans menjadi pelaksana suatu kebijakan. Karena kita punya Sikap.. sikap yang dipengaruhi oleh beberapa hal.

Hal ini sejalan dengan apa yang telah diituangkan oleh Mr Van Meter dan Horn dalam model teori favorit Mahasiswa Kebijakan Publik.. Hehe
Sikap para pelaksana itu dipengaruhi oleh pandangannya terhadap suatu kebijakan dan cara melihat pengaruh kebijakan itu terhadap kepentingan-kepentingan organisasinya dan kepentingan-kepentingan pribadinya.

Mari kita lihat point terakhir tentang kepentingan- kepentingan pribadi.. Kalo lah kita mau mengingat Negara Pancasila ini mengutamakan Kepentingan Golongan (organisasi) di atas kepentingan pribadi. MAKA sejatinya beraatnya implentasi ini dikarenakan kepentingan pribadi lebih meraja di dalam diri KITA *Eh saya aja ding.. yang laen mah kagak.. hihi

Yang saya pahami.. saya harus banyak membaca, memahami dan
Memaknai sesuatu secara komprehensif.. disitu point nya..!!

Sekarang ini saya mengalami tantangan beraat dalam implementasi, maka esok esok saya berharap saya gagah perkasa berkata ‘implementasi kamu ringan sekali” dengan sekali kibasan hijab saya, langkah pasti kaki saya dan tatapan mata saya yang penuh keyakinan.. *eaaa

*ditulis dalam keadaan sedikit beraat
*catatan si remah rempeyek..( yang sebeneernya pingin banget jadi Master. Penyek Hancur tapi berakhir menjadi Master Segala Ilmu dengan konsentrasi Perencana Kebijakan Publik…) Alhamdulilah Ala kullihal

berfaedah, Kerja, kesehatan

Pelayanan Kesehatan Obgyn Puskesmas Kota Lubuklinggau

Dah mulai tumbuh

Dulu.. waktu saya tek dung (dibaca hamil) saat tugas belajar yang menyenangkan di Kota Palembang. Saya sempat menikmati pelayanan kesehatan ibu hamil di puskesmas. Berbekal informasi ada nya layanan dokter spesialis kandungan dengan peralatan usg di puskemas tersebut saya datang dengan mendaftar sebagai pendaftar umum.

Waktu itu, kebetulan bpjs saya saya arahkan ke puskesmas lain di kota tersebut yang belum ada layanan usg. Alasan memilih puskesmas tersebut karena arah rujukan Rumah sakit nya adalah RS yang saya rencanakan untuk tempat lahiran nantinya. Walaupun pada kenyataannya saya akhirnya melahirkan di Kota domisili saya Lubuklinggau. Ya namanya manusia hanya bisa berencana Haha.. πŸ˜‚

Meskipun berobat umum, tapi kagak mahal loh ya, seingat saya, saya hanya cukup mengeluarkan uang 20rb untuk pendaftaran, 30 rb untuk tes HB dan HIV. Murah..? Iya menurut saya sangat murah. Dengan keberadaan dr spesialis, terus di usg lalu di tambah tes hb serta hiv, angka 50rb sungguh sangat murah. Please jangan di samakan dengan video uang 100rb dari nenek sebrang yang katanya bisa dapat banyaak bahan pangan.. 🀣🀣

Pada awalnya ekspektasi saya biasa saja. Lah iya, masak 50rb mau dapet pelayanan kesehatan maksimal? Fikir saya waktu itu. Saya nikmatin waktu tunggu pasien sambil berbaur dengan pasien lainnya. Antriannya lumayan panjang, saya maklumin sangat karena ini fasilitas kesehatan milik pemerintah πŸ˜ƒ. Yang secara umumnya pasiennya adalah masyarakat dan pns yang gaji bulanan pas-pas an untuk memenuhi sandang, pangan dan papan. Dan yang bisa jalan2 ke luar negri kalo ada promo seat. Curcol dah 🀣 haha

Alhamdulilah, ternyata saya mendapatkan layanan yang luar biasa. Diluar ekspektasi saya.. πŸ˜…. Dokter spesialis yang periksa ramahnya kebangetan, sabar juga jawabin pertanyaan saya, teliti banget dengan pasiennya. Bahagia saya waktu itu maksimal… hihi

Dalam hati saya berdoa, saya ingin lubuklinggau seperti ini. Melayani pasien di puskesmas dengan tenaga dokter spesialis.. saya ingin semua ibu di kota saya tak peduli status dan strata bisa menikmati layanan kesehatan ibu hamil, ibu bersalin secara maksimal.

Alhamdulilah, dapat postingan dari teman Puskesmas Simpang Periuk yang menunjukkan “dah mulai tumbuh” arah pelayanan kesehatan yang maksimal tersebut.

Sejak di berlakukannya BLUD Puskesmas di Kota Lubuklinggau, semangat puskesmas untuk melayani pelanggan semakin luar biasa. “I’m proud of you all” 😘

Dulu tahun 2014 ke bawah bukan main perjuangan teman puskesmas, bahkan sekedar untuk beli peralatan bersih2 kantor saja musti nunggu dari Opd (sedih 😭 ). Sekarang mah Puskesmas sudah berdikari, merencanakan secara matang agar semakin banyak pelanggan sehingga makin banyak pendapatan. 😍😍

Selamat teman2 puskemas simpang periuk. Maju terus teman2 puskesmas di Kota Lubuklinggau.

berfaedah, Kerja, yang di kenang

Evaluasi akuntabilitas Kinerja

Evaluasi SAKIP dan Reformasi Birokrasi
Hotel horizon ultima palembang, 23 sd 26 september 2018.

Kalo bahasa nya saya Evaluasi Sakip ini adalah caranya Kemenpan Rb memotret kepiawaian esselon II dalam memimpin Organisasi Perangkat Daerah. Seorang Pemimpin dituntut mampu untuk menurunkan visi misi walikota menjadi turunan kinerja dan selanjutnya di balut dalam program dan kegiatan, sehingga muncullah bagaimana cara kita untuk mencapai tujuan tersebut.

Jelas, pemerintah berusaha kΓ©ras agar uang hasil jerih payah masyarakat, pengusaha dll yang dititipkan kepada negara lewat pajak dll dapat bermanfaat berdasarkan pemetaan kinerja yang ingin di capai. Di kesehatan sendiri selain berdasarkan analisa situasi ada berbagai kinerja “pesanan” yang sifatnya top down yang harus kami capai, misalnya Standar Pelayanan Minimal atau yang di singkat SPM dan Sustainable development goals (SDGs).

Kalo ada yang iseng nanya berapa jumlah indikator kinerja yang ada di Kesehatan. Jawabannya pastilah banyak sodara sodara. Kalo Ka.OPD mampu menjawab pertanyaan tersebut dengan menjelaskan satu persatu IK nya sungguh patut diberikan apresiasi setinggi tingginya. Terus yang begitu adakah di daerah?? Hehe.. ada sodara sodara.. pasti ada. Yakin deh.. pasti ada.

Acara Evaluasi SAKIP ini patut di apresiasi. Saya berharap akan selalu ada evaluasi sakip tiap tahunnya sehingga cita2 good governance dan clean goverment itu bakalan bisa terwujud. Selanjutnya dengan demikian akan didapatkan pemimpin yang piawai dalam mencapai kinerja. Karena di tangan Pemimpin lah nasib bangsa ini berada.

Jelaslah, nasehat lama yang menyatakan bahwa jabatan pemimpin itu adalah amanah yang berat pertanggung jawabannya. Sangking beratnya sahabat Rasululah Miqdad bin ‘Amr ketika ditanya oleh Rasululah bagaimana pendapatnya setelah memimpin suatu daerah miqdad pun menjawab “…. bahwa mulai saat ini tidak akan memimpin sekalipun untuk dua orang” makna bahasa nya dalem sodara sodara. Iya Miqdad bin Amr paham betul akan kelemahan diri. Jika jabatan kepemimpinan dianggapnya sebagai suatu kemegahan yang menimbulkan atau hampir menimbulkan kehancuran bagi dirinya, maka syarat untuk mencapai kebahagian baginya adalah menjauhinya. Selengkapnya kisah Migdad bin ‘Amr bisa di baca di sini ya. https://annisadanafrah.wordpress.com/2018/09/12/miqdad-bin-amr/

Finally, saya jadi geli sendiri.. ini saya nulis apaan? Sebenarnya tujuan awal saya hanya numpang nge save foto. Tapi entah kenapa ngalir dengan sendirinya coretan ini. Biarlah, sebagai pengingat diri sekaligus menasehati diri agar semangat menjalani hari menjadi kuli negara. πŸ˜‚πŸ˜

*catatankulinegara

cerita annisa, keluarga, yang di kenang

Cerita Annisa

Balada kliping

Annisa dari sekolah diberi tugas untuk membuat kliping. Sudah dua tema yang dibuat kliping. Tapi sebenarnya yang annisa dan teman sekolahnya buat bukanlah kliping, melainkan kumpulan artikel tentang suatu tema yang di susun menjadi makalah. Di cetak dan dijilid rapi hingga enak untuk di baca.

Pengertian kliping sendiri menurut KBBI adalah sebuah aktifitas / kegiatan menggunting atau memotong bagian-bagian tertentu dari sebuah buku, koran, majalah atau yang lainnya dan kemudian dilanjutkan dengan proses menempelkan guntingan-guntingan tersebut pada sebuah media tempel seperti buku / kertas karton. Pengertian tersebut sama dengan apa yang ummah dan babah pahami.

Waktu pertama dengar kata tugas membuat kliping, hal yang di ingat ummah adalah mencari koran, majalah lalu di potong dan ditempel. Tapi entah bagaimana asal mulanya si kliping menjadi artikel atau artikel menjadi kliping. Melalui arahan guru Annisa mencari artikel di internet lalu di copas dalam word. Aksi merapikan dan mengedit dilakukan oleh babah. Hasilnya jadilah kliping ala Annisa (yang sebenarnya itu makalah) hehe

Si makalah yang dijuluki kliping tersebut sukses mendapatkan nilai baik dari buk guru. Bahkan kesuksesan si kliping mampu menambah uang tabungan annisa, pasalnya banyak teman2 annisa yang pesan kliping dengan annisa. Lumayan.. 1 kliping berharga belasan ribu, sehingga menambah jumlah tabungan annisa yang awal menabung tabungan tersebut diniatkan annisa buat umroh.. arghh speechless.. (emak baper)hua.. sstt (awalnya begitu, kenyataannya uang tersebut di pake annisa buat beli bahan membuat slime. Nabung tetap aja mintak sama ummah) hihi…

Di balik balada si kliping palsu ini ada cerita lucu juga. Haha.. (ketawa duluan).. ada teman annisa kita sebut saja namanya “budi”. Si budi yang sudah berusaha untuk meminta bantuan bapaknya untuk membuat kliping. Akhirnya dapet izin dari bapaknya untuk beli kliping di Annisa saja. Asalnya karena si kliping tidak ditemukan oleh nenek budi di pasar. Hahaha..
Mungkinkah bapak budi mengalami kebingungan dalam memaknai kliping yang di mintak bu guru atau apa? Entahlah..

Moga tulisan ini menjadi pengingat buat kamu ya nak “annisa” bahwa dalam dirimu sudah ada bibit berjiwa dagang. Semangat buat ayuk annisa. You have one live set bigger goals..

#baladaklipingpalsu
#annisapunyacerita

berfaedah, Sirah sahabat #bookreview

Miqdad bin ‘Amr

Kisah sahabat Rasulullah SAW

Hari ini Rabu 12092018 ummah kebagian jatah book review 60 sirah sahabat penulis khalid muhamad khalid penerjemah Muhid dhofir penerbit Al-I’tishom Cahaya Umat, Cetakan ke 7 2017. Kali ini ummah akan menceritakan tentang kisah miqdad bin Amr (Hal. 101).

Miqdad bin Amr atau yang biasa di kenal Miqdad bin Aswad adalah tokoh yang sedang kita bicarakan. Dimasa jahiliyah, ia diambil anak oleh Aswad bin abdi yaghuts. Karena itu ia di panggil Miqdad bi Aswad. Tetapi setelah turunnya firman Allah yang melarang penisbatan nama seseorang ke ayah angkatnya, nama Miqdad di nisbatkan ke nama ayah kandungnya ‘Amr bin Sa’d.

Miqdad merupakan tentara berkuda pertama dalam perang badar. Dikisahkan pada waktu perang badar melawan kafir quraisy, kaum muslimin jumlahnya hanya 1/3 dari kaum kafir. Ini merupakan peperangan pertama dan kaum muslimin pada waktu itu belum teruji dalam peperangan membela islam. Jumlah anggota pasukan islam berkuda ketika itu tidak lebih dari tiga orang, salah satunya adalah Miqdad.

Kiprah miqdad dalam perang badar tersebut senantiasa terukir indah dan tidak akan terlupakan. Bahkan sahabat Rasululah lainnya Abdullah bin Mas’ud ra berkata “aku telah menyaksikan kiprah miqdad. Seandainya aku yang melakukan kiprah itu, tentu lebih aku sukai daripada semua yang ada di muka bumi ini”

Dikatakan dalam riwayat pada waktu jajak pendapat antara Rasululah dan para sahabat, miqdad merupakan salah satu yang mengungkapkan keberaniannya dan semangatnya untuk melindungi Rasulullah Saw.

Selain itu, miqdad juga terkenal dengan kebijakannya dan pola pikirnya yang mendalam. Pada waktu itu ia pernah diangkat oleh Rasulullah saw sebagai gubernur di suatu wilayah. Takkala ia kembali dari tugasnya, Nabi bertanya “Bagaimana dengan jabatanmu?” Ia jawab dengan jujur “Engkau telah menjadikanku menganggap diri ini di atas rakyat sedang mereka di bawahku. Demi yang telah mengutusmu membawa kebenaran, mulai saat ini saya tidak akan menjadi pemimpin sekalipun untuk dua orang”.

Miqdad merupakan sosok yang bijak, laki-laki yang tidak tertipu oleh dirinya dan kelemahannya. Jika jabatan kepemimpinan dianggapnya sebagai suatu kemegahan yang menimbulkan atau hampir menimbulkan kehancuran bagi dirinya, maka syarat untuk mencapai kebahagian baginya adalah menjauhinya.

Selain itu, sikap bijak miqdad terlihat dalam kehati hatiannya dalam menilai seseorang. Miqdad sering menangguhkan penilaian terakhir terhadap seseorang sampai dekat saat kematian mereka. Tujuannya adalah agar orang yang akan dinilainya tidak mengalami hal baru lagi.

Kecintaan miqdad kepada islam tidak terkira besarnya. Ia juga orang yang bijak dan memahami permasalahan dengan benar. Cintanya kepada Rasulullah menumbuhkan rasa tanggung jawab atas keselamatan Rasulullah. Cintanya kepada islam menyebabkan bertanggung jawab untuk membela ajaran islam.

Cita-citanya yaitu kejayaan islam saat ia meninggal dunia. Ia perjuangkan cita-cita ini dengan penuh kesabaran dan pengorbanan bersama rekan-rekan lainnya. Hingga ia layak menyandang sabda Nabi saw., “Sesungguhnya Allah menyuruhku menyayangimu, dan memberitahuku bahwa Dia menyayangimu.”

Demikian kisah singkat tentang miqdad bin ‘Amr sang tentara berkuda pertama dalam sejarah islam.

Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita untuk senantiasa bersemangat mencintai Allah dan Rasulnya Nabi Muhamad saw..