berfaedah, Kerja

Catatan hati kuli negara

Disuatu hari yang cerah saat menyelesaikan pekerjaan kuli negara, saya sempatkan diri menemui salah satu teman yang saya anggap bak motivator bagi saya. Teman yang memberikan semangat dalam bekerja. Teman terbaik karena ia adalah salah satu guru kehidupan saya.

“Asalamualaikum” salam yang saya berikan langsung dijawab olehnya dengan nada gembira “walaikumsalam” jawabnya. Kami mulai percakapan seru kami, tentang cerita-cerita seputaran bekerja.

Banyak hal yang kami ceritakan. Yang menarik adalah cerita tentang bagaimana kebosanan melanda dirinya. Saya hanya mengangguk dan sedikit bergumam, “yang sabar ya, setiap kita pasti akan merasakan hal tersebut kalo tidak diniatkan karena ibadah. Luruskan niat saja”.

“Tapi aku capek D, giliran yang berangkat Dinas Luar mereka, tetiba kerjaan di limpahkan ke aku!” Nada bicaranya mulai tinggi. Ya, saya bisa memakluminya. Demikian pekerjaan kami kuli negara ini. Kami sering terbawa arus melihat kondisi rekan kerja lainnya. Yang bahkan tak perlu lembur dan melakukan pekerjaan extra lainnya tapi mendapatkan gaji yang sama bahkan lebih.

“Sudah-sudah, sabar. Allah ngk tidur koq. Dialah sebaik-baik pemberi rizki. Ada banyak jenis rizki yang patut kita syukuri tiap harinya. Hmm.. kamu menghindar ajalah kalo gitu.. hahha” sambil tertawa renyah kalimat itu keluar juga dari saya. Dan dengan cepat dia menjawab “Nah, itulah yang aku lakuin” diiringi dengan senyum menyeringai dari dirinya dan kalimat panjang lainnya yang menunjukkan pembenaran dari keputusannya. Ya.. menghindar. 😁

.
.
.

Teman lainnya.
Bunyi notifikasi pesan Wa masuk, saya bersegera membukanya. “D, mbk ngk termasuk dalam susunan anggota” mata saya membelalak membacanya, bagaimana mungkin bisa demikian. Sudah jadi bahan pembicaraan kami selama 3 bulan terakhir ini. Saya malah ikut berjuang agar mbk yang rajin bekerja dan memiliki dedikasi dalam berkerja ini bisa masuk dalam susunan keanggotaan dalam pekerjaan yang bernilai tambahan penghasilan.

Masih dalam ketidakpercayaan saya, Hp saya berdering. Mbk is calling.. segera saja saya angkat. Mbk mulai bercerita tentang hal yang terjadi, kalimat terakhir darinya bikin saya sedih “mungkin memang mbk ngk punya kinerja tinggi dan dedikasi yang lebih untuk kantor ini” bahasanya melemah., saya yakin dia pasti mengalami kesedihan yang dalam. Saya tau pasti dia, dia bekerja sampai tuntas. Bertanggung jawab, kerja lemburpun siap dan mau dijalaninya. Demi terselesaikan pekerjaan dengan baik.

“Kita ikhtiar lagi” kalimat ini keluar dari saya dengan nada yakin. Ya, ikhtiar disertai doa yang bisa kita lakukan saat ini. Atas ketidakadilan yang terjadi. Kita akan lawan!! *eh

Tetap saja si mbk bilang, “ngk usah D, ngk papa mungkin memang mbk ngk dibutuhkan”. Saya mulai gamang. Tak mampu berkata-kata. Sebelum telpon ditutup, entah energi apa yang membuat saya mengucapkan kata “Semangat!! Saya akan ikhtiar

” dengan nada pemandu sorak.
.
.
.
Another day, banyak pekerjaan yang belum saya selesaikan. Semuanya mengantri manis dalam buku catatan saya. 3 bahkan 4 pekerjaan yang harus diselesaikan tersebut menunggu giliran. Meskipun saya sudah menggunakan sedikit waktu extra, tetapi tetap saja belum mampu mengejar waktu penyelesaian. Belum lagi pekerjaan tambahan, yang sifatnya mendesak “segera”.

Hari ini ada rapat yang harus saya datangi, pekerjaan baru lagi, yang tentu saja akan masuk dalam agenda antrian pekerjaan saya. Di saat narasumber memberikan penjelasan saya membaca pesan wa masuk. Pesan wa ini terkait pekerjaan lainnya yang memang sudah berada dalam agenda kerja saya. Saya mulai tidak fokus.. narasumber pun berkata, “hmm, D ngk fokus ya, kesian.. pekerjaan memang banyak sekali yang harus diselesaikan” kalimat itu disampaikan nya dengan tulus, tanda betapa ia mengerti yang saya rasakan. Kalimat tersebut terdengar lirih ditelinga saya. Beliau pun kembali bertanya dan menyebutkan 2 pekerjaan yang belum saya selesaikan. Saya hanya menjawab “iya belum” sembari menahan bendungan air mata yang tak sopan ingin menganak bak sungai..

Hanya istighfar berulang yang bisa saya lakukan, sembari berharap Allah bantu saya.

*Catatankulinegara

Advertisements
berfaedah, jalan jalan, Kerja, yang di kenang

Desk DAK 2019

Well done..

Baiknya Allah pada saya, di kasih teman kerja yang bertanggung jawab pada pekerjaan. Di dunia sipil jarang sekali saudara-saudara, loe mau jadi apa dan bagaimana itu tergantung loe nya aja. Mau kerja bener atau kagak juga itu terserah loe aja. Ngk ada bedanya.. toh yang didapet gajinya segitu2 juga. Haha

Bener banget kata orang bahwa kita akan dipertemukan atau ditemukan dengan orang yang seirama, seritme dengan diri kita. Setelah bertemu maka terbentuklah harmoni. Yang penting niat kuat di iringi ikhtiar.

Well.. awalnya maju mundur juga, sempet down se down nya 😂 apa apa kagak punya, mulai dari titik nol lewat dikitlah.. hehe.. untungnya punya teman2 dinkes yang baik hati, kagak sombong, gercep pulak. Tak lama setelah surat undangan tiba.. mulailah bergerilya seluruh bidang untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Terimakasih semuanya bapak ibu teman yang jika saya tag bakalan rame komen saya.. wkkw 😁😀😀

Tugas kami adalah pengepul. Pengepul perencanaan.. perencanaan yang baik harus dimulai dari kerjasama tim. Bidang2 meminta perencanan dari unit kerja di bawahnya, terus menyampaikan ke kami pengepulnya. Dikami akan kami sesuaikan dengan rencana strategis dan rencana kerja, mana yang mendukung dan tidak, darimana sumber pembiayaannya itu biarkan kami yang bekerja. Tetaplah seperti ini.. solid dan kompak. 😍

Ah.. tak ada yang bisa kami sampaikan selain ucapan terimakasih kepada semua yang telah membantu baik materi, spirit dan dukungan lainnya. 😚😊 I love Dinas Kesehatan Lubuklinggau.. ehem ehem..

Oh iya buat teman2 di dunia kesehatan kami mencari 2 orang teman seritme dan seirama yang mau bekerja sebagai TEAM (Together Everyone Achievment More)… janjinya kagak muluk.. yook sama2 belajar di bappenas, jadi perencana. 😁

Tulisan ini sekedar pengingat, sebuah warisan kenangan di massa yang akan datang.

#DeskDAK2019
#Emakpunyakerja

berfaedah, kesehatan, yang di kenang

Berburu Inovasi

Berburu Inovasi

02 April 2019

Pukul 09:30
Bunyi nada dering Hp saya membahana seantero ruangan perencanaan. Bukan bunyi nya yang terlalu tinggi tapi memang ruangan kami kecil. Itupun kami harus bersyukur, pasalnya ruangan ini kami dapatkan hasil pemberian, welas asih bidang P2P. Hehe

Dari hp terdengar suara perintah dari petinggi di Bappeda Litbang 😁 agar saya bisa ikut serta turun lapangan dalam rangka menggali potensi inovasi kesehatan di seluruh Puskesmas yang ada di Kota Lubuklinggau.

Meski awalnya saya berargumen “harus hari ini ya?” Tapi akhirnya saya nurut juga. Lha iya, Bappeda Litbang dan Organisasi sudah Otw menuju Dinkes. Bukankah menerima tamu dengan baik adalah hal yang harus dan wajib dijalankan. 😁

Singkat cerita berburu inovasi pun dimulai, di awali dari Puskesmas Citra Medika, puskesmas taba, Blud Puskesmas Swasti Saba, dan Puskesmas perumnas.

4 puskesmas menunjukkan masing-masing inovasi. Inovasi yang unik, bangga saya menjadi bagian insan kesehatan. Sungguh benarlah bahwa insan kesehatan adalah gudang innovator.

Pukul 14:00 wib, saya yang tadinya diculik dan menerima culikan dengan ikhlas dari bappeda litbang dan organisasi akhirnya dikembalikan lagi ke dinkes.. tunai sudah pekerjaan hari ini. 😊

04 April 2019
Malamnya sudah di wa oleh petinggi di organisasi agar siap esok pagi langsung ke Puskesmas. Saya yang merasa diuntungkan karena jarak ke puskesmas yang akan kami kunjungi lebih dekat dari rumah saya. Dibandingkan bila saya harus muter ke Kantor dinkes terlebih dahulu.

Karena ada “berkas drama” di kantor yang harus saya perbaiki, jadinya pagi2 sekali sebelum waktu yang ditentukan, saya sempatkan diri ke bkpsdm. Jangan di tanya dramanya apa, sungguh dramanya merusak tatanan diet saya. Hingga saya kebablasan makan apapun yang mampu menenangkan saya. Kalo perlu saya mau makan orang yang nyusun drama tersebut.. haha 😄

Hari ini jadwal kami adalah ke Blud Puskesmas Sidorejo, puskesmas megang, Puskesmas Simpang Periuk, puskesmas sumber waras dan puskesmas petanang yang lokasinya berada di margorejo.

Semua puskesmas punya inovasi, baguus semuanya keren. Tinggal di kemas dalam tulisan yang sesuai prosedur dalam Lomba SINOVIK 2019.

Sinovik adalah Sistem Inovasi Pelayanan Publik yang digadang oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) . Inovasi Pelayanan Publik dilansir dari sinovik.menpan.go.id/index.php/inovasi adalah terobosan jenis pelayanan publik baik yang merupakan gagasan/ide kreatif orisinal dan/atau adaptasi/modifikasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kota Lubuklinggau semangat yook, kita ikuti kompetisi SINOVIK 2019. Semoga barokah y..

*CatatanKuliNegara

yang di kenang

Liburan 2 negara

Bismillah..

23 juli 2017

Promo air asia bikin ummah dan babah berencana plesiran lagi ke negara tetangga dengan formasi lengkap ber 5, bersama ummah babah annisa afrah dan hammam.

Rute Pesawat yang kita beli adalah sebagai berikut :

1. Palembang-Kualalumpur tgl 2 maret 2019

2. Kualalumpur-johor bahru tanggal 5 maret 2019

3. Johor-kualalumpur tanggal 6 maret 2019

4. Kualalumpur-Palembang tanggal 7 maret 2019.

Sedangkan Rute darat sebagai berikut:

1. Lubuklinggau ke Palembang menggunakan Kereta Api tgl 1 maret 2019.

2. Palembang-Lubuklinggau naik travel tgl 7 Maret 2019.

Lets start Tgl 28 Februari 2019 (H minus 1 Keberangkatan)

Ini hari minus 1 keberangkatan, ummah udah siapin perlengkapan buat jalan jalan, numpang ngemper di negri orang. Masing2 anggota keluarga membawa 5 stell pakaian yang warna sudah di kombinasikan agar serasi padu dan padan.

Karena ummah dapet tugas negara ke Palembang yang mendadak. Rute lubuklinggau-Palembang yang sebelumnya ummah bakalan naek kereta harus di ubah dengan naek Pesawat. Hal ini di lakukan supaya ummah bisa tiba di Bappeda Provinsi Pada tgl 01 Maret 2019 pukul 01:30 acara pembahasan Raperda RPJMD Kota Lubuklinggau.

Selanjutnya Babah, Annisa, Afrah dan Hammam naek kereta sesuai dengan jadwal yang telah di beli.

Malemnya kita nginep di rumah mama, sekalian biar nanti pas ke stasiun maupun bandara bisa dianter papa.

28 februari 2019

Kami berangkat pukul 07:00 pagi menuju bandara dan stasiun.

Karena ummah naek pesawat jadi lebih cepet nyampenya dong. Ummah udah booking hotel yang berdekatan dengan tempat pertemuan ummah. Jalan kaki 5 menit doang udah nyampe. Beruntungnya meskipun belum waktunya check in ummah diperbolehkan masuk kamar lebih awal. Alhamdulilah.

Siang jam 01:30 sampai dengan 05:30 ummah ngikutin rangkaian acara di bappeda provinsi. Tepat acara selesai tak lama kemudian kabar dari babah dan anak sudah sampe di hotel.

Makan Malam ini ummah kefikiran buat makan model pasar 26 ilir yang ngangenin. Kuah nya itu bikin ummah kebayang jaman tugas belajar di Kota empek2 ini. Jadinya kita pesen go food. Dilanjutkan dengan tidur.. 😁

berfaedah, kisah shahabiyah, yang di kenang

Ummu Aiman

Ibu asuh Rasulullah saw

Review buku 35 Sirah Shahabiyah jilid 2 Karangan Mahmud Al-Mishri

Dialah pengasuh Rasululah saw. Seorang sahabat yang ikut dalam berbagai peristiwa besar bersama Rasululah saw.

Siapakah ummu aiman?

Ummu aiman adalah wanita keturunan Habasyah. Dialah yang mengasuh beliau. Nama aslinya Barakah. Dia termasuk rombongan kaum muslimin yang hijrah pada gelombang pertama.

Ia menikah dengan dengan Ubaid bin harits dan memiliki anak bernama Aiman. Berpisah karena suaminya tidak mau masuk islam. Selanjutnya menikah dengan Zaid bin Haritsah tepatnya di hari-hari awal kenabian. Ummu aiman dan Zaid dikaruniai anak bernama Usamah bin Zaid.

Zaid, usamah, aiman dan ummu aiman sangat disayangi Rasululah. Semua anggota keluarga ini memiliki tempat di hati Rasululah.

Rasululah bersabda “Zaid, kamu adalah budak yang kumerdekakan. Kamu bagian dariku dan akan bersamaku. Orang yang paling aku sayangi adalah kamu (h.r Ahmad 5/204)

Dan banyak kisah lainnya yang meriwayatkan seperti apa dan bagaimana keluarga ini memiliki tempat di hati Rasulululah.

Ummu aiman berkisah tentang berkah yang datang melalui Rasululah.

Seperti yang kita ketahui bahwa sepeninggalan ayah, ibu serta kakeknya. Muhamad diasuh oleh pamannya yaitu Abu Thalib.

Kondisi ekonomi Abu Thalib serba kekurangan. Anak anaknya tidak pernah makan cukup. Namun setelah Muhamad tinggal di rumahnya, keluarga Abu Thalib senantiasa mendapat keberkahan, terutama pada makanan mereka ketika Muhamad makan bersama mereka.

Lembaran emas perjalanan jihad ummu aiman

Ummu aiman bersama kaum wanita bertugas sebagai tim kesehatan dan penyiapan makanan pasukan di perang uhud, perang khaibar, dan perang hunain.

Ummu Aiman di mata Rasululah saw

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasul pernah bersabda ‘Ummu aiman adalah ibu keduaku’ (Muslim bin Syarhin Nawawi (16/13).

Rasululah pernah memberikan kebunnya kepada Ummu aiman.

Rasululah juga sayang kepada keturunan Ummu aiman, baik yang pernah bertemu dengan beliau maupun yang belum pernah bertemu.

Setelah Rasululah wafat

Ummu aiman tetap dihormati oleh para sahabat. Setelah Rasul wafat, para sahabat sering mengunjunginya.

Penutup

Ummu aiman wafat pada masa pemerintahan Utsman. ra.

Kerja, yang di kenang

Tipe-tipe Ketua Tim

YEAAH.. Selamat.. Kota Lubuklinggau berhasil meningkatkan Nilai SAKIP di tahun 2018 dengan predikat BB.

Numpang sedikit coret, sebagai pengingat diri.

*Belajar dari Tim

Di dunia bekerja ada seni yang harus kita pelajari dengan seksama. Seni itu bernama kerjasama tim. Bagi mereka yang terbiasa bekerja mandiri, tanpa mau bersama-sama bahu membahu pastilah bekerja bersama tim adalah hal yang susah.. mungkin lebih susah dari ngerjain soal fisika.. (pasalnya aye kagak suka pelajaran ini) 😂

Ada berbagai bentuk tim.. bisa tim formal, lalu tim unformal (asbun ini) maksudnya kagak formal gitu. Berhubung saya lagi males googling, jadi anggep aja begitu. Hihi..

Jadi Tim itu biasanya ada Ketua tim kan yak, terus anggota tim. Sejatinya setiap orang pasti punya pengalaman menjadi bagian dari tim. Dari kita dilahirkan kedunia terus mulai mengenal bangku sekolah (hai bangku saya kangen kamu haha.. 😂)Kita udah menjadi bagian tim.

Sebagai seseorang yang lebih sering jadi anggota tim. Saya punya banyak pengalaman yang bisa dipetik dari tim. Mulai dari tipikal2 leader alias ketua tim. Terus tipikal anggota tim..

PERTAMA, tipikal leader atau ketua Tim menurut versi saya :
1. Ketua yang Hai Loe dengerin gue, ini versi ketua yang beneran deh kalo kalian coba2 melawan loe bakalan habis.. 😂
2. Ketua yang Suka Nasehatin, ini tipikal yang bakal punya cerita setiap waktu. Dikit dikit bilangin apa, pokoknya ngingetin selalu kerjaannya.
3. Ketua taunya Beres aja. Ngk mau tau anggota tim seperti apa pokoknya kerjaan tim taunya beres aja. Anggota tim harus ngerjain tepat waktu.
4. Ketua yang ngerjain tugasnya sendiri, dia ketua, tapi anggota tim lupa kalo mereka anggota tim.. 🤣
5. Ketua yang kagak seneng anggota tim lebih dari ketua. Mungkin termasuk juga lebih berat badan mungkin (eh.. kagak kena undang2 kan yak) bilangin soal body. 😉😂
6. Ketua yang kagak percaya kerjaan anggota tim, tapi kalo disuruh kasih contoh ketua nya ngk punya contoh juga. Anggota tim di suruh cari sampe maunya ketua terwujudkan.
7. Ketua yang merendah untuk merokeet.. jiaah.. 😁 termasuk disini ketua yang ngangep dirinya yang cuman dititipin aja jadi ketua.
8. ……. di titik titik dulu, ntar di isi lagi.

Masih banyak lagi tipikal ketua tim di dunia ini. Yang penting dan yang mesti diinget dalam dunia publik servant kita mesti dan kudu bekerja bersama tim. Entah seperti apa tipikal Ketua Tim kita, yang harus diyakini adalah Ketua adalah ketua dan anggota adalah anggota.. (lah.. apa ini) 😂 unfaedah bangetss..

Eh.. sebenarnya ini saya mau posting video kemenangan TIM SAKIP Kota Lubuklinggau. Tapi ngk tau nih.. kenapa galeri Hp saya kagak terkoneksi dengan WA… jadi gimana ini.. Ketuaaaaa tolong saya.. 😂😁

keluarga, Kerja, yang di kenang

Oh Finger print

Hai…ngeklik juga.. selamat datang.. ini pagi yang cerah secerah hati ummah. #eitsda

14 januari 2019

Pagi ini adalah jadwal nya merekam absensi perdana lewat alat finger print di kantor ummah. Wah.. dengan adanya mesin absensi sidik jari ini berarti tingkat kedisiplinan pegawai di kantor ummah bakalan menanjak. *cihuy..

Karena jarak dari rumah ummah ke kantor itu lumayan butuh waktu 20 menit berkendara. Maka ummah harus berangkat dari rumah sekitar pukul 07:00 wib sehingga dengan demikian dapat diperhitungkan ummah akan tiba di kantor sekitar pukul 07:30 waktu yang pas.

Harapan ummah ke depannya mesin ini kagak rusak, selalu baik baik saja. Sehingga tingkat kedisiplinan pegawai makin terjaga.

Dan yang paling harus di pahami bahwa absensi FP tersebut only tools ya.. buat kita abdi negara supaya datang dan pulang tepat waktu. Selanjutnya kerja kerja lah.. ada output yang mesti kita hasilkan setiap harinya.

Maunya ummah.. ada tools juga nih buat yang begitu. Jadi hasil output pegawai itu bila perlu di scan dan di nilai setiap harinya. Haha.. ribet amat yak.. 😂

Tapi gpp juga.. menurut ummah itu keren banget. Jadi bisa efisiensi negara. Katanya belanja terbesar dalam postur anggaran pemerintah itu adalah belanja pegawai termasuk gaji.. nah.. kalo pegawai nya produktif punya output setiap hari nya dijamin dah anggaran belanja pegawai asli terefisiensikan setiap harinya. 😥😃

Ehm.. cuman gini yak, curcol dikit.. karena menurut ummah jarak kantor ummah dari rumah itu lumayan jauh. Kalo istirahat siang terus mau pulang itu gak banget dah. Ngabisin anggaran buat beli bensin. Padahal kita nya mau hemat sehematnya karena bentar lagi mau family traveling.. uppss.. 😁😂

Jadi Tuhan Yang Maha Baik, ada 2 pilihan yang ummah inginkan agar Tuhan kabulkan. Pertama : tolong pinjemin kami rumah dekat kantor ummah sekarang. Dan atau Kedua : tolong permudah supaya ummah dapet kerja di dekat rumah ummah sekarang. Dekatnya itu kira” 5 menit berkendara lah.. jadi bisa pulang buat istirahat dan lihat anak”.

Ummah serahin dah urusannya sama Allah. Banyakin rezeki saya ya Allah. ummah janji ummah usahakan datang dan pulang tepat waktu, lalu berkinerja setiap harinya. Aamiin

Eh iya.. sekarang tgl 15 januari 2019 artinya hari kedua Fp dan masalah pagi ini adalah terburu-buru nya pagi ini bikin ummah lupa cium abi.. ini nih yang bikin gagal dapet pahala. Padahal setiap harinya ummah musti dan kudu ngumpulin pahala. 😭

Eits.. tapi asyiknya pagi ini bisa sambil nganter ayuk nisa sekolah. Cihuy.. dapet ciuman dari anak sulung yang smart dan bercita cita jadi hafizah aamiin

Demikian cerita pagi ini.

*menulis adalah merekam jejak